Serunya Beauty Treatment Bersama Si Kecil

Seperti yang pernah ditulis  parenting.co.id,  anak perempuan kini memasuki usia pubertas lebih awal, yakni antara 8-13 tahun.  Masalah yang  umum mereka alami adalah jerawat. Hormon pubertas mengaktifikan kelenjar di kulit untuk menghasilkan sebum ekstra atau minyak yang memicu pertumbuhan jerawat.
 
Tak jarang si kecil mulai meminta dibelikan produk perawatan kulit atau meminta treatment khusus. Mama tentu khawatir apabila kulitnya yang masih sensitive terpapar produk-produk yang banyak mengandung bahan kimia.
 
Nah, melakukan beauty treatment sendiri di rumah bersama anak yang sudah beranjak remaja bisa menjadi ide yang menarik. Mama dan si kecil bisa mendapatkan perawatan tanpa harus khawatir dengan formulasi produk yang digunakan, karena Mama bisa memilih dan mengolahnya sendiri dari bahan alami bersama si kecil. Selain untuk merawat anak, Mama bisa mendapatkan me time sejenak dan tentunya memperkuat bonding antara Mama dan anak.
 
Atur suhu pendingin ruangan hingga terasa sejuk, nyalakan diffuser aromaterapi, dan Mama serta si kecil siap untuk menjalani head to toe beauty treatment at home ini :
 
Merendam kaki di air hangat
 
Ini adalah langkah paling awal dari seluruh rangkaian perawatan. Siapkan air hangat dalam baskom. Pastikan suhu air sesuai untuk si kecil. Tambahkan garam ke dalamnya, dan satu sendok makan minyak zaitun atau beberapa tetes essential oil yang memberikan sensasi rileks seperti lavender atau tea tree ke dalamnya. Duduklah berdampingan bersama si kecil, lalu masukkan kaki ke dalam baskom tersebut.
 
Campuran tersebut akan membantu melepaskan kuman dan bakteri yang bersarang di kaki. Sehingga, bau kaki juga ikut hilang. Manfaat lainnya, mengatasi kaki yang kering dan pecah-pecah, melembabkan kulit kaki.
 
Mengutip dari healthline.com, meremdam kaki dalam air hangat bercampur garam dapat megurangi rasa nyeri pada tubuh dan memperlancar peredaran darah serta menimbulkan efek relaksasi.
 
Masker rambut
 
Anak-anak sering sekali berkeringat. Hal itu berpengaruh juga pada kelembapan di kulit kepala mereka. Ketika beraktivitas, kulit kepala juga ikut berkeringat. Oleh sebab itu, rambut anak sering terlihat lepek.

Nah, Salah satu bahan yang bisa Mama manfaatkan untuk membuat masker rambut adalah buah stroberi. Buah merah berbintik-bintik ini memiliki kandungan vitamin C yang dapat menangkal produksi minyak berlebihan di kulit kepala. Selain itu, bisa juga untuk mengatur pH di kulit kepala sehingga proses pertumbuhan rambut tidak terganggu.
 
Caranya, haluskan beberapa buah stroberi dan campur dengan satu sendok minyak kelapa. Lalu aplikasikan ke seluruh rambut dan kulit kepala Mama serta si kecil.
 
Masker mata
 
Terpapar sinar matahari, pantulan layar TV atau gawai bisa membuat mata Mama dan si Kecil kelelahan. Selain itu, kantung mata yang menghitam bisa menjadi salah satu pertanda bahwa tubuh Mama sedang kurang istirahat. Untuk si Kecil, iriskan mentimun dingin lalu letakkan di atas mata dalam kondisi tertutup. Buah yang mengandung banyak air ini akan memberikan efek segar pada mata si kecil setelah seharian beraktivitas.
 
Untuk Mama, gunakanlah kantung teh hijau yang sudah dicelupkan air dingin sebagai masker mata. Teh hijau memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, sehingga baik untuk menjaga kesehatan kulit di sekitar mata dan membantu menghilangkan kantung mata hitam. Selain itu, kandungan zat tannin di dalamnya juga membantu mengecilkan pori-pori dan menjaga elastisitas kulit dari penuaan.
 
Masker wajah
 
Anak-anak yang sudah menginjak usia remaja biasanya memiliki permasalahan di kulit wajah yang timbul seiring dengan pubertas. Biasanya satu atau dua titik jerawat akan jadi masalahnya. Untuk membantunya, Mama bisa membuat masker stroberi lagi. Campurkan buah stroberi yang sudah dihaluskan dengan yoghurt. Lalu ratakan pada wajah.
 
Lakukan semua step di atas dalam 20 menit, ya, Ma. Dan, 10 menit berikutnya, giliran step berikut.
 
Gentle Massage
 
Ajak anak untuk bergantian memberikan pijatan. Bisa mulai dari kepala, bahu, dan yang terakhir telapak kaki. Mama bisa mulai memberikan pijatan terlebih dahulu untuk memberikan contoh pada anak. Tapi, jangan berharap terlalu banyak pada sesi ini ya, Ma. Pijatan yang Mama dapatkan mungkin tidak semantap di tempat massaga and spa, tapi ada kehangatan bonding antara Mama dan anak di sesi ini.
 
Dalam beauty treatment di rumah ini, ajaklah anak untuk mengobrol, bercerita tentang kesehariannya. Ia akan merasa bahwa dirinya penting untuk Mama. Dia juga akan belajar tentang sebuah proses mulai dari memilih bahan, mengolah sampai mengaplikasikannya. Kelak, ini juga bisa menjadi bekal agar dia belajar berhemat dalam melakukan perawatan saat sudah dewasa. Sebab, bahan-bahan perawatan tubuh sebenarnya bisa dibuat sendiri dan justru jauh dari bahan kimia.
 
Setelah seluruh rangkaian selesai, jangan lupa untuk mandi air hangat. Kemudian tawarkanlah secangkir susu hangat untuk dinikmati bersama.
 
(Lela Latifa)

 

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia