10 Alasan Balita Tidak Mau Makan


 

Setiap orang tua pasti ingin anaknya makan makanan sehat dengan lahap. Anda juga pasti senantiasa semangat dan pantang lelah menyiapkan makanan untuknya. Tentunya dengan ekspektasi bahwa ia akan menyikat habis makanan di piringnya dengan senyum yang menawan dan mengucapkan terima kasih atas masakan yang enak pada Anda.
 
Namun bagaimana jadinya bila si kecil menolak makan? Padahal Anda sudah menghabiskan banyak waktu dan tenaga untuk memasak makanan khusus untuknya.
 
Sarah Remmer, ahli nutrisi anak-anak dan keluarga dari Kanada menyebutkan 10 alasan mengapa anak-anak tidak mau makan. Apa saja, ya?
 
Merasa Tertekan
Jika seorang anak merasa tertekan atau merasa bahwa Anda sebagai orang tua cemas pada waktu makan, ia akan menarik diri mundur dan menolak makan. “Balita dan anak-anak kecil sangat mudah merasakan tekanan,” ujar Sarah. Beberapa hal yang membuat mereka tertekan adalah Anda terlalu fokus pada makanan apa yang ia pilih dan berapa banyak, mengawasi setiap gerakannya, terus menyodor-nyodorkan piring lebih dekat dengannya, selalu mengarahkan tangganya untuk menyendok, terlalu banyak bicara, atau bahkan mencoba untuk menyuapinya selagi ia berusaha menyendok sendiri.
 
Bukan Pilihannya
Orang tua memang pihak yang bertanggung jawab dan memiliki kontrol untuk mengatur makanan apa yang harus dimakan anak. Namun, anak-anak juga punya keinginan untuk menentukan apa yang ingin ia masak. Seringkali anak-anak menolak makan karena menu tersebut bukanlah pilihannya.
 
Bosan
Anak-anak juga bisa bosan. Saat menyajikan suatu menu tertentu, Anda melihat bahwa si kecil sangat lahap dan bisa menghabiskan makanannya. Oleh karenanya, Anda memberikan menu yang sama di kemudian hari dengan harapan ia akan makan lahap kembali. Namun, setelah beberapa hari berturut-turut memberikannya, Anda dikagetkan karena ia menolak makanan tersebut. Anda mungkin berpikir apakah kesukaannya sudah berubah? Namun, sesungguhnya ia bosan dengan menu tersebut.
 
Tidak Lapar
Kadang-kadang alasan anak-anak menolak makanan sangatlah simpel, yakni ia tidak lapar. Menurut Sarah, selera balita sulit diprediksi dan memang tidak selalu menentu. “Setelah dua tahun, pertumbuhannya melambat dan stabil, yang berarti berpengaruh pada pola makannya,” ungkapnya.
 
Fokusnya Terganggu
Anak-anak tidak mau makan bisa jadi karena fokusnya terganggu karena acara TV, suara gadget, atau mereka ingin bermain.
 
Porsi yang Terlalu Besar
Hanya dengan melihat porsi yang terlalu besar, si kecil bisa langsung menghindari makan. Ia takut merasa kewalahan dengan porsi makanan yang tidak sesuai kemampuan dan kebutuhannya.
 
Tidak Enak Badan
Saat sedang tidak enak badan atau mengalami gejala sakit, wajar bagi seorang anak menjadi malas makan.
 
Terlalu Banyak Minum Susu
Susu mengandung banyak kalori yang membuat anak mudah merasa kenyang.
 
Terlalu Banyak Snack
Jadwal snack yang tidak diatur ketat akan membuat anak-anak merasa kenyang sebelum makan makanan berat.
 
Kelelahan
Salah satu alasan lain anak-anak tidak mau makan adalah mereka sedang lelah atau mengantuk.
 
Cara Mengatasi:

  • Atur jadwal makan: Atur 3 kali makan berat dengan 2 kali snack time. Selalu konsisten pada jadwal ini.

  • Beri ruang pada anak untuk makan: Biarkan anak mengeksplorasi makanan di piringnya, entah mereka akan menghabiskan lauk dulu, baru makan nasi dan sayur atau sebaliknya. Jangan terlalu diintervensi. Sebaiknya fokus saja pada makanan Anda sendiri.

  • Pilihan yang beragam: Sediakan makanan yang beragam setiap harinya. Anda bisa menyajikan lebih dari satu jenis makanan dalam satu kali makan agar ia bisa memilih.

  • Hindari distraksi: Jangan makan sambil nonton TV atau gadget agar tidak mengganggu konsentrasi makannya.

  • Kenali pertanda: Apakah ia sudah kekenyangan, atau dia kelelahan dan memperlihakan tanda terus menggosok matanya dan mudah rewel, atau sedang tidak enak badan.

  • Batasi minum susu: Berikan ia susu maksimal 500 ml sehari agar ia tidak “kenyang susu” saja.

 
 
Baca juga:
Pola Makan Balita Berubah
Anak Susah Makan, Perlukah Vitamin?
5 Makanan Ini Tidak Baik untuk Bekal Anak
7 Makanan Super untuk Tingkatkan Kecerdasan Anak
3 Resep Makanan untuk Kecerdasan Otak Anak
 
 
 
(LELA LATIFA)
FOTO: FREEPIK, PIXABAY
 
 

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia