7 Alasan Mengapa Anda Perlu Mengajarkan Anak Dua Bahasa

bagaimana mengajarkan 2 bahasa kepada anak sejak dini

Beberapa orang tua hanya mengajarkan satu bahasa kepada anaknya sampai masa ketika para guru di prasekolah atau kelompok bermain mulai mengenalkan bahasa lain. Anak-anak yang dari awal hanya mengenal satu bahasa jadi kebingungan dan butuh waktu penyesuaian saat harus menggunakan bahasa lain selain yang biasa mereka gunakan di rumah.
 
Memang belakangan banyak lembaga pendidikan usia dini yang menggunakan bahasa asing seperti Bahasa Inggris atau Mandarin sebagai bahasa pengantar di sekolah. Lantas apakah baik bila anak-anak diajarkan bahasa lain sejak sebelum itu?
 
Baca juga: Cara Bantu Anak Adaptasi Sekolah Bilingual

Berikut ini adalah alasan yang menjelaskan mengapa mengajarkan dua bahasa kepada balita bermanfaat serta mengapa Anda sebaiknya melakukannya sejak dini.

1. Lebih Cepat Bisa
Belajar bahasa lain sejak dini akan lebih mudah ketimbang saat anak sudah makin berumur. Erika Levy, Ph.D., asisten profesor speech and language pathology di Teachers College, Columbia University, AS, mengatakan bahwa anak-anak balita di usia 2 atau 3 tahun mengembangkan keterampilan bahasa dengan cepat. “Mereka cepat menyerap apa pun yang mereka dengar,” ujarnya.
 
Menurut Levy, anak-anak dapat belajar memahami kata-kata baru dalam 2 bahasa yang berbeda dengan kecepatan yang jauh berkali-kali lipat daripada orang dewasa. Jadi manfaatkanlah usia ini untuk segera memperkenalkan dan mengajar mereka menjadi bilingual.
 
Baca juga: Mengajarkan Bahasa Asing Sejak Dini Sebabkan Speech Delay, Benarkah?
 
2. Melafalkan Lebih Baik
François Thibautdirektur The Language Workshop for Children di New York mengatakan bahwa semakin awal seorang anak belajar bahasa lain, maka semakin mudah bagi mereka untuk memahami bunyi-bunyi yang unik. Menurut Thibaut, kemampuan mendengar pelafalan fonetik yang berbeda dengan bahasa asal yang paling tajam adalah sebelum anak-anak berusia 3 tahun. “Kita kehilangan kapasitas untuk mendengar, memahami, dan menghasilkan suara-suara tertentu jika kita tidak mengenalnya sejak dini,” ujarnya. Ini artinya, bila diajarkan sejak dini, kemampuan mereka menguasai bahasa lain akan lebih baik.
 
3. Lebih Fasih
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cognitive Psychology menyebutkan bahwa anak-anak yang belajar bahasa asing sejak usia dini akan dapat menuturkannya lebih baik. Mereka lebih mungkin memiliki kefasihan yang setara dengan penduduk asli bahasa asing tersebut.
 
Baca juga: Anak Fasih Bahasa Indonesia
 
4. Fungsi Eksekutif Otak yang Lebih Baik
Berdasarkan penelitian  yang dilakukan oleh Ellen Bialystok, OC, FRSC, psikolog sekaligus profesor pengembangan bahasa di York University, Kanada, orang-orang yang bilingual lebih mampu bertransisi di antara dua tugas, menjadi multitasking, membagi fokus, serta menyelesaikan masalah dengan lebih mudah.
 
5. Lebih Kreatif
Levy menyebutkan bahwa salah satu manfaat menggunakan dua bahasa adalah anak-anak akan tumbuh menjadi seseorang yang lebih kreatif.
 
6. Lebih Mudah Menguasai Banyak Bahasa
Bialystok mengatakan bahwa anak-anak bilingual akan lebih mudah untuk belajar bahasa ketiga, keempat, dan seterusnya.
 
Baca juga: Anak Cerdas Bahasa Ibu dan Bahasa Asing
 
7. Tidak Cepat Pikun
Studi dari American Academy of Neurology menyebutkan bahwa akumulasi efek pengalaman dua bahasa dapat menjadi perlindungan terhadap penurunan kognitif seiring dengan penuaan dan mencegah penyakit yang berkaitan dengan fungsi otak seperti Alzheimer.
 
 
Baca juga:
Anak Belajar Menjadi Bilingual
Mengajarkan Anak Bahasa Asing
Anak Cerdas Bahasa Ibu dan Bahasa Asing
3 Bahasa Asing Ini Perlu Anak Pelajari dari Sekarang
Anak Sulit Belajar Bahasa Daerah di Sekolah
 
Lela Latifa
Foto: Shutterstock
Updated: Juni 2022

 


Topic

#balita #pengasuhananak #parenting #parentingstyle #pendidikananak #education

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

7 Alasan Mengapa Anda Perlu Mengajarkan Anak Dua Bahasa

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia