Anak Suka Pegang Alat Kelamin, Ini 5 Langkah Menghadapinya

mengapa anak suka memegang alat kelaminnya?

Anak sering sekali kepergok memegang alat kelaminnya. Ketika ditanya apakah ada masalah dengan kelaminnya, mereka mengelak dan tidak menunjukkan tanda-tanda kesakitan atau gatal.
 
Normalkah Anak Suka Memegang Alat Kelamin?
Anda mungkin khawatir atau merasa risih dengan kebiasaan si kecil tersebut. Psikolog anak dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., M.Psi., mengatakan bahwa hal ini dikarenakan mereka sedang berada pada fase falik, di mana kenikmatan yang mereka dapatkan bisa berasal dari alat kelaminnya. Ia juga menjelaskan bahwa perilaku suka memegang alat kelamin pada balita ini tidak memiliki kecenderungan penyimpangan seksual. Sehingga, orang tua tidak perlu khawatir
 
3 Fase yang Dihadapi Anak
Sigmund Freud mengatakan bahwa manusia mengalami perkembangan psikoseksual. Perkembangan psikoseksual tersebut dibagi ke dalam fase oral di mana sumber kenikmatan mereka berada pada mulutnya, yang dialami anak-anak pada usia 0-2 tahun, saat mereka masih menyusu dan suka memasukkan semua benda ke dalam mulut.
 
Memasuki usia 2-3 tahun mereka akan memasuki fase anal, ketika sumber kepuasan anak berasal dari anus. Anak akan belajar tentang kandung kemih dan mulai menemukan kenikmatan dengan menahan atau mengeluarkan air seni atau feses. Fase ini baik untuk mulai potty training.
 
Setelah itu, anak akan memasuki fase falik di usia 3-5 tahun. Di fase inilah sumber kenikmatan utama anak ada di alat kelaminnya. Itulah mengapa balita laki-laki terlihat sering memainkan alat kelaminnya untuk mencari kenikmatan. Hal ini tentu berbeda dengan kenikmatan secara harafiah yang ada pada orang dewasa.
 
Yang Perlu Dilakukan Orang Tua
Sekalipun ini bukan merupakan sebuah masalah, orang tua tetap perlu menjelaskan pada anak bahwa ia tidak bisa melakukannya di tempat umum atau di depan orang lain. Di samping itu, hal ini juga bertujuan untuk menjaga higienitas.
 
Vera menyarankan beberapa cara berikut:


1. Ajarkan Anak Mengenali Tubuhnya
Manfaatkan momen ini sebagai bahan pendidikan seksual pada anak. Pendidikan seksual yang paling dasar adalah dengan mengajarkan anak untuk mengenal semua bagian tubuhnya, termasuk penis. Anda bisa mempelajari Tahapan Edukasi Seksualitas Sesuai Usia Anak.
 
Beritahu dengan bahasa yang mudah kepadanya apa itu penis dan fungsinya. Beritahu juga cara memperlakukan penis yang baik.
 
Di samping itu, ajarkan kepada anak area mana saja yang boleh dan tidak boleh dilihat orang lain, yakni area yang tertutup baju dalam.
 

2. Bila Tepergok…
Begitu ia terlihat memainkan penis, Anda bisa mengatakan, “No!” Tetapi, ini bukan berarti Anda harus memarahinya atau menepis tangannya dari penis dengan kasar. Anda bisa mengatakan, “Rasanya geli, ya? Memegang kelamin itu dilakukan di kamar mandi, ya, untuk membersihkannya.”
 

3. Kenalkan Rasa Malu
Anak mungkin memainkan penis di depan umum atau bahkan memperlihatkannya kepada orang lain yang berkunjung ke rumah. Beritahu kepadanya bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang tidak pantas dilakukan dengan mengatakan, “Malu, lho, kalau dilihat orang.”
 
Kaitkan lagi dengan materi tentang bagian tubuh mana yang tidak boleh dilihat orang lain. Sebaiknya Anda tidak memarahinya atau justru malah mengoloknya di depan orang lain.
 

4. Hindari Terlalu Lama Membersihkan Area Kelamin.
Anda mungkin juga menjadi penyebab anak suka memainkan alat kelamin. Ketika Anda membersihkan atau menyabuni area kelamin terlalu lama, anak bisa jadi merasakan kenikmatan di area tersebut dan mencobanya sendiri di lain waktu.
 

5. Pakaikan Baju yang Tepat.
Biasakan mereka untuk tidak hanya memakai celana dalam saja. Sehingga, mereka akan mulai mengerti bahwa area kelamin adalah sesuatu yang privat, harus ditutup dan dijaga.
 
Baca juga:
Beragam Mispersepsi Mengenai Pendidikan Seks
5 Alasan Pentingnya Pendidikan Seksualitas untuk Anak
Mengenal Child Grooming, Proses Pedofil Bekerja
 
 
LTF
FOTO: FREEPIK

 


Topic

#balita #pengasuhananak #parenting #tumbuhkembang

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Anak Suka Pegang Alat Kelamin, Ini 5 Langkah Menghadapinya