Kasus COVID-19 Naik Lagi, Jangan Abaikan Penyakit Menular Lainnya

waspada penyakit menular


Indonesia kembali mencatat kenaikan kasus COVID-19 selama beberapa pekan terakhir. Peningkatan signifikan mulai terlihat sejak awal pekan ini, sebanyak 591 kasus, kemudian penambahan 930 kasus, hingga tembus 1.242 kasus di tengah pekan. Kementerian Kesehatan RI memperkirakan jumlah kasus akan terus meningkat hingga akhir Juli 2022.
 
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, menyebutkan estimasi puncak BA.4 dan BA.5 adalah 20 ribu kasus perhari. “Jadi, kalau puncak Delta dan Omicron di 60 ribu kasus sehari, kira-kira nanti estimasi berdasarkan data di Afrika Selatan mungkin puncaknya kita di 20 ribu per hari. Kita pernah sampai 60 ribu paling tinggi,” kata Menkes.
 
Baca juga: Tembus 1000 Kasus Omicron Per Hari, IDI: Prokes Ketat Lagi, Yuk!
 
Kendati demikian, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan penyakit-penyakit menular lainnya yang terus mengincar kita. “Kami mengingatkan masyarakat untuk waspada akan penyakit lainnya yang muncul di musim pancaroba, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), cacar monyet (monkey pox), hepatitis akut, serta sejumlah penyakit lainnya yang berpotensi timbul,” kata Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), Ketua Bidang Penanganan Penyakit Menular PB IDI.
 
Dokter Agus mengingatkan, kendati kasus cacar monyet belum ditemukan di Indonesia sejauh ini, kita perlu meningkatkan kewaspadaan supaya jangan sampai menjadi outbreak atau kejadian luar biasa di negeri ini.
 
Akan halnya hepatitis akut misterius pada anak yang belum diketahui etiologinya, pertama kalinya dilaporkan ditemukan di Inggris. Kementerian Kesehatan RI meningkatkan kewaspadaan, ketika 3 anak yang diduga menderita hepatitis akut meninggal dunia di RSUPN Cipto Mangunkusumo dalam rentang 2 minggu pada bulan April 2022 lalu. Namun, hingga kini, dari kasus-kasus yang diduga hepatitis akut di Indonesia, belum ada yang benar-bernar terkonfirmasi. Walaupun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan, untuk melakukan upaya pencegahan.
 
Baca juga: Langkah Mencegah Hepatitis Akut Misterius pada Anak
 
Rekomendasi IDI: Kembali Prokes Ketat dan Vaksinasi
Untuk mencegah makin tingginya kasus COVID-19 dan penyakit menular lainnya, berikut ini adalah rekomendasi Bidang Kajian Penanggulangan Penyakit Menular PB IDI:
 
- Tetap kenakan masker di ruang terbuka dan tertutup.
- Tingkatkan kembali kegiatan Tracing dan Testing.
- Tingkatkan cakupan vaksinasi termasuk booster.
- Mengimbau pemangku kebijakan seperti gubernur dan bupati untuk melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan cakupan vaksinasi booster.
- Cakupan vaksinasi anak juga perlu ditingkatkan, terutama menjelang PTM 100 persen di tahun ajaran baru.
- Aturan PCR negatif untuk pelaku perjalanan kembali diberlakukan.
- Melakukan edukasi masif dan terus-menerus tentang upaya pencegahan karena pandemi belum berakhir, mengingat masyarakat sudah jenuh dengan pandemi.
- Tetap patuhi protokol kesehatan.
- Jangan lengah walaupun nanti kasus menurun.
 
Baca juga:
Subvarian Baru Omicron BA.4 dan BA.5, Cepat Menular tapi Gejala Ringan
16 Tanya-Jawab dengan Dokter Soal Hepatitis Akut pada Anak
Benarkah Hepatitis Akut pada Anak Berkaitan dengan Vaksin COVID-19?
Omicron Pada Anak, Benarkah Tidak Berbahaya?
 
grc
Foto: Shutterstock
 
 

 


Topic

#keluarga #kesehatan #covid19 #vaksincovid19 #vaksinbooster #omicron

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Kasus COVID-19 Naik Lagi, Jangan Abaikan Penyakit Menular Lainnya

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia