Sulitnya Penanganan Pasien Anak Positif COVID-19 di Indonesia


 

Kurangnya APD, jumlah tenaga medis, maupun peralatan dan fasilitas kesehatan menjadi masalah yang sudah sering kita dengar atau baca dari berita di TV, koran, maupun berita online mengenai penanganan COVID-19 di Indonesia yang hingga kini angkanya belum juga turun. Akan tetapi, Ketua Umum IDAI, Dr. dr. Aman B. Pulungan, Sp.A(K), mengatakan bahwa ada kesulitan lain yang dihadapi para tenaga medis saat menangani pasien anak, baik PDP maupun yang positif COVID-19 di Indonesia.
 
Swab Test yang Tidak Mudah
“Bayangkan, untuk anak, dia di-swab, kan, tidak gampang. Jadi sulit lah, kalau saya bilang,” ujarnya. Tentu saja, pengambilan sampel untuk PCR test dari bayi dan balita tentu tidak semudah pada orang dewasa yang kooperatif. Menurut dr. Aman, pengujian pada anak-anak harus menggunakan swab test, bukan rapid test. “Karena saya tidak begitu yakin dengan rapid untuk anak-anak,” imbuhnya. Di samping itu, reseptor pada anak-anak belum begitu sempurna, yang membuat tubuhnya belum begitu cepat mengenali virus ketika dites.
 
Tidak Bisa Diisolasi Sendiri
dr. Aman mengatakan bahwa setiap minggu, para dokter anak menemui pasien baru. “Kalau tiap ada anak yang sakit, kita mau menangis karena mereka harus diisolasi. Bahkan anak 17 tahun saja nangis dimasukkan ruang isolasi, minta ortunya masuk ke ruang isolasi,” ceritanya. Bayangkan bila ini terjadi pada anak-anak yang usianya lebih muda.
 
Isolasi mensyaratkan mereka untuk tidak berkontak dengan siapa pun. Akan tetapi, ketidakmandirian anak dan kelekatan mereka pada orang tua tentu menjadi beban tambahan pada saat penanganan ini. dr. Aman menambahkan, “Bayi dan balita harus dengan orang tua, diisolasi bersama dengan anaknya.”
 
Tidak Ada RS COVID-19 Khusus Anak
Sejauh ini, Indonesia memang belum memiliki RS COVID-19 yang khusus untuk menampung pasien anak. “Jadi di mana ini semua mau dirawat dan diisolasi? Terpaksa digabung dengan RS orang dewasa,” ujarnya.
 
 
Baca juga:
Cara Mencegah Anak-anak Tertular COVID-19
Anak-anak Rentan Terpapar Covid-19, Jangan Mudik!
6 Langkah Mencegah Penularan Virus Covid-19
Saat Pandemi COVID-19, Tunda ke Dokter Bila…
Tunda ke Dokter Kandungan dan Anak Selama Wabah COVID-19, Kecuali…
 
 
 
(LELA LATIFA)
FOTO: PIXABAY

 


Topic

#corona #coronavirus #covid19 #covid-19

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Sulitnya Penanganan Pasien Anak Positif COVID-19 di Indonesia