Sumbangan untuk Bayi, Anak-anak, dan Ibu Hamil Korban Bencana Alam


Kita tentu berduka dengan adanya gempa yang mengguncang Lombok, Donggala, dan Palu belakangan. Banyak korban gempa yang harus mengungsi, termasuk kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, dan ibu hamil. Mereka perlu mendapatkan perlakuan khusus selama di pengungsian.
 
Berikut ini adalah hal-hal selain uang yang bisa keluarga Anda sumbangkan untuk bayi, anak-anak, dan ibu hamil yang termasuk dalam kelompok rentan.

  • Selimut dan Alas Tidur

Dari keterangan BNPB, kebutuhan selimut dan alas tidur masih sangat mendesak. Selimut dan alas tidur akan membantu anak-anak agar tidak kedinginan saat tidur malam di tenda-tenda pengungsian, terlebih untuk bayi yang masih sangat muda.

  • Air Minum

Ibu hamil dan ibu menyusui memiliki kebutuhan asupan cairan yang banyak. Untuk itu, kebutuhan air minum merupakan hal yang krusial.

  • Pakaian Bayi

Seringkali saat ada penggalangan sumbangan untuk korban bencana alam, kita hanya fokus memilih dan memilah baju kita yang bisa disumbangkan. Selain orang dewasa, tentunya di tempat pengungsian juga terdapat banyak bayi yang membutuhkan pakaian bersih. Jika keluarga Anda masih memiliki baju bayi layak pakai, Anda bisa menyumbangkannya.

  • Pakaian Hamil atau Menyusui

Seiring bertambahnya usia kehamilan, perut akan semakin membesar dan tidak bisa lagi mengenakan sembarang pakaian. Untuk itu, pakaian hamil atau pakaian yang bisa digunakan untuk menyusui sekaligus akan sangat bermanfaat bagi pengungsi yang kini tengah berada dalam kondisi hamil.

  • Popok Sekali Pakai

Karena keterbatasan pakaian dan air bersih, popok sekali pakai akan sangat membantu bayi-bayi yang ada di pengungsian.

  • Pembalut

Perempuan di tempat pengungsian tentu akan kesulitan jika sedang mengalami haid. Terlebih bagi mereka yang sedang nifas. Bantuan pembalut akan sangat berarti untuk menjaga higienitas organ intim mereka.

  • Kain Gendongan

Hal ini mungkin jarang terpikirkan. Menyumbang kain gendongan akan sangat bermanfaat bagi pengungsi yang memiliki bayi dan balita.

  • Losion Antinyamuk & Kojong (Tutupan) Bayi

Anak-anak dan bayi akan banyak berada di area terbuka selama masih mengungsi. Hal ini membuat mereka rentan terkena gigitan nyamuk. Nyamuk dengue dan anopheles dapat menyebabkan penyakit demam berdarah dan malaria.
Bila Anda memiliki kojong bayi yang masih layak pakai, Anda bisa menyumbangkannya. Mengingat kulit bayi juga masih sangat sensitif terhadap pengaplikasian losion antinyamuk yang tidak diformulasikan khusus untuk kulit bayi.

  • Bantal atau Guling

Benda ini akan sangat bermanfaat untuk alas kepala anak-anak saat tidur. Ibu hamil juga membutuhkan bantal untuk mengurangi rasa nyeri di beberapa bagian tubuh seperti punggung, pinggang, dan leher saat tidur.

  • Mainan dan Buku Anak-anak

Bencana alam bisa jadi memiliki dampak traumatis bagi anak-anak. Sebagai hiburan, keluarga Anda bisa menyumbangkan mainan dan buku-buku cerita untuk mereka.
 

Yang Sebaiknya Tidak Disumbangkan

  • Susu Formula

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melarang donasi berupa susu formula. Susianah Affandy, anggota KPAI Bidang Sosial menegaskan bahwa dalam kondisi bencana pun bayi tetap harus disusui oleh ibu. WHO dan UNICEF memang sudah memperingatkan bahaya pemberian susu formula pada bayi saat terjadi musibah bencana alam.

BNPB menjelaskan bahwa terbatasnya sarana untuk menyiapkan susu formula seperti air bersih, alat memasak, botol steril dan perlengkapannya sangat terbatas di pengungsian. Hal ini menjadi penyebab bayi yang menerima bantuan susu formula justru dua kali lebih rentan terkena diare daripada bayi yang tidak menerima bantuan tersebut.

  • Botol susu, Dot, Empeng

Masyarakat, lembaga, atau relawan tanggap gempa dihimbau tidak menyalurkan donasi produk bayi seperti botol, dot, atau empeng tanpa persetujuan dari Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten, atau Kota setempat. Ibu yang menyusui anaknya harus diberikan dukungan dan bantuan praktis untuk meneruskan menyusui. Mereka tidak boleh sembarang diberikan bantuan susu formula dan susu bubuk,” tegas Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB
 

 
(LELA LATIFA)
FOTO: PIXABAY
 

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Sumbangan untuk Bayi, Anak-anak, dan Ibu Hamil Korban Bencana Alam