5 Tip Penting Memilih Sekolah Anak

bagaimana memilih sekolah terbaik untuk anak

Satu hal yang perlu Anda ingat, mencari sekolah itu seperti mencari jodoh, gampang-gampang susah! Apalagi untuk Anda yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, pilihan sekolah semakin banyak dan hampir semua memiliki keunggulan dan prestasi masing-masing.

Oleh karena itu, sediakan waktu setidaknya 1 tahun untuk mencari sekolah terbaik bagi anak. Dan, inilah ‘daftar tugas’ mama dan papa selama 1 tahun ke depan sampai anak mendapatkan sekolah terbaiknya:
 
1. Tentukan Kriteria
Setiap orang tua tentu tak mau sembarangan memilih sekolah untuk anak. Pasalnya, sekolah, terutama TK dan SD, merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak. Saat ini, pilihan tak hanya soal biaya dan jarak tempuh (meski kedua hal tersebut tetap menjadi pertimbangan utama!), atau, sekolah negeri dan sekolah swasta.

Sekolah swasta pun punya banyak pilihan: nasional, nasional plus, internasional, berbasis agama, sekolah alam, dan sebagainya. Yang mana pilihan Anda?

Masing-masing orang tua pastilah memiliki kriteria berbeda dalam menentukan sekolah terbaik untuk anak. Ada orang tua yang berpendapat bahwa sekolah terbaik itu yang menyediakan ‘paket lengkap’. Tak hanya memberi ilmu bagi anak didiknya, tapi juga menanamkan akhlak dan budi pekerti yang baik, serta memberikan ilmu agama yang mendalam.

Ada juga orang tua yang senang dengan sekolah yang sudah lama berdiri, yang mutu akademisnya sudah teruji bertahun-tahun lewat kualitas para lulusannya. Yang penting Anda ingat, penentuan kriteria sekolah haruslah didasari oleh kebutuhan dan minat anak, bukan semata keinginan Anda.
 
Baca juga: Pentingnya Pendidikan Karakter Bagi Anak

2. Browsing… Browsing… Browsing…
Hanya dengan mengetikkan kata kunci yang tepat di mesin pencari Google, dengan mudah Anda menemukan informasi tentang sekolah-sekolah terbaik, sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya.

Memang, sih, tidak semua sekolah punya situs resmi yang bisa Anda intip. Seandainya ada pun, belum tentu situs tersebut memberi informasi lengkap seperti yang Anda harapkan.
 
Bisa juga Anda menjelajah ke media sosial, karena saat ini, banyak sekolah juga sudah memiliki akun media sosial, seperti Instagram.

Nah, kalau Anda jeli dan rajin browsing, Anda justru akan menemukan lebih banyak informasi berguna di media sosial, blog, ataupun forum.

Di situ, biasanya para orang tua senang curhat dan membagi informasi soal sekolah anak mereka, bahkan informasi yang sangat mendetail, mulai dari suasana sekolah, sikap guru-gurunya, sampai kondisi kamar mandinya. Sharing yang bermanfaat, kan?

Lewat sharing tersebut, Anda tak hanya mendapat informasi yang bagus-bagus saja, tapi juga informasi buruk yang mungkin pernah dialami oleh orang tua lain. Ini bisa menjadi tambahan bahan pertimbangan Anda.
 
Baca juga: Mendukung Anak Belajar Menjadi Ilmuwan
 
3. Lakukan School Shopping
Sudah punya daftar sekolah incaran? Sekarang, saatnya school shopping, atau mendatangi sekolah tersebut satu persatu. Bila selama ini informasi yang Anda punya hanya berdasarkan brosur, pengalaman orang tua lain, dan foto-foto, kini saatnya melihat secara langsung wujud fisik sekolah incaran Anda.

Banyak hal yang harus diamati saat school shopping ini, mulai dari jarak tempuh dari rumah ke sekolah, kondisi jalanan di pagi hari, lokasi dan lingkungan sekitar sekolah, gedung beserta fasilitasnya, serta suasana sekolah. Selain mengamati, ini juga saat yang tepat buat Anda untuk bertanya lebih banyak soal sistem pendidikan yang diterapkan di sekolah tersebut.

Jangan hanya terpaku pada kurikulum dan cara belajar di sana. Perhatikan juga hal-hal mendasar lainnya, seperti apakah sekolah tersebut memberikan kesempatan bagi murid-muridnya untuk mengikuti kompetisi tanpa pandang bulu.

Dan, yang tak kalah penting, apakah sekolah tersebut dapat memenuhi kebutuhan individual anak. Tak semua anak cocok dengan sistem belajar konvensional, yakni guru menerangkan di depan kelas dan murid mendengarkan sambil duduk di bangkunya masing-masing.

Galilah lebih dalam seputar visi, misi, serta nilai-nilai yang dianut sekolah tersebut, apakah sama dengan visi, misi, serta nilai-nilai Anda sebagai orang tua. Anda perlu tahu apakah sekolah tersebut hanya bertujuan menciptakan anak-anak dengan nilai tes yang bagus, atau membentuk anak-anak menjadi pembelajar mandiri.

Selain berbicara dengan kepala sekolah, sempatkan juga untuk berbicara dengan guru, murid, atau mungkin orang tua lain yang ada di sekolah untuk mendapat sudut pandang yang bervariasi tentang sekolah tersebut.

Perlukah membawa anak ikut serta saat school shopping? Tergantung, sih, Ma dan Pa. Jika Anda berencana untuk melakukan kunjungan ke banyak sekolah, sebaiknya tak perlu membawa si kecil, karena terlalu banyak pilihan justru akan membuatnya bingung. Anda bisa membawa si kecil ikut jika pilihan sekolah sudah dikerucutkan menjadi 3–4 sekolah.
 
Baca juga: Pendidikan Inklusif untuk Anak Berkebutuhan Khusus
 
4. Mari Berhitung
Setiap orang tua menginginkan sekolah terbaik untuk anak. Tapi, sekolah terbaik untuk anak belum tentu sekolah yang mahal, bukan? Jadi, berhitunglah dengan cermat. Bukan…, bukan berarti Anda tak boleh memasukkan si kecil ke sekolah yang mahal. Tapi, Anda disarankan memilih sekolah yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda.

Jika di akhir perburuan sekolah Anda memiliki lebih dari satu sekolah incaran, masalah biaya ini mungkin bisa jadi penentu sekolah mana yang akan dipilih (tentu dengan tidak mengesampingkan suara si kecil, ya, Ma dan Pa!).

Cari tahu total biaya yang harus Anda keluarkan untuk sekolah A, B, dan C, mulai dari uang masuk, formulir pendaftaran, uang kegiatan, sampai uang SPP. Uang SPP di sekolah A lebih murah? Jangan tergiur dulu.

Coba tanya apakah uang SPP flat sampai si kecil kelas 6 nanti atau selalu ada kenaikan setiap tahun? Jika ya, berapa persentase kenaikan SPP per tahun? Kemudian, bagaimana jika pembayaran SPP dilakukan di awal tahun ajaran? Apakah ada diskon?

Pakar keuangan Ligwina Hananto, dalam sebuah seminar, pernah menyampaikan bahwa jangan sampai uang menjadi penghalang antara anak dan cita-citanya.

Mungkin sebagian orang tua mengartikan kalimat itu dengan pengertian bahwa orang tua harus menyediakan berapa pun biaya untuk pendidikan terbaik bagi anak. Tapi, maknanya tidaklah sesempit itu.

Tanggung jawab Anda sebagai orang tua terhadap pendidikan anak tidak hanya saat ini, ketika anak masuk TK atau SD. Masih ada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, SMP, SMA, dan kuliah.

Anda harus memastikan anak mendapat pendidikan terbaik di semua jenjang tersebut sesuai dengan kemampuan Anda.

Kalaupun saat ini Anda berpikir mampu memasukkan si kecil ke sekolah mahal, coba dipikirkan kembali apakah Anda yakin dengan kelanjutannya di tahun kedua, ketiga, dan seterusnya? Dan, bagaimana dengan saudara-saudaranya yang lain, apakah bisa mendapatkan kenyamanan bersekolah yang sama?

Baca juga: 5 Langkah Menyiapkan Dana Pendidikan Anak Sampai Kuliah
 
5. Saatnya Menentukan Pilihan
Empat tahap di atas sudah Anda lalui semua. Kini, saatnya menentukan pilihan. Pastikan Anda mendiskusikan semua pilihan sekolah yang tersisa dengan pasangan dan anak. Pertimbangkan kembali hal-hal yang Anda anggap penting, misalnya jarak antara sekolah dan rumah, sistem belajar dua arah, fasilitas, porsi pelajaran agama, dan biaya, untuk masing-masing sekolah.

Beri nilai untuk semua poin penting tersebut. Kemudian, lihat sekolah mana yang mendapat nilai paling besar.

Untuk lebih meyakinkan agar pilihan tak jatuh ke sekolah yang salah, Anda juga bisa mengajak si kecil ikut trial class. Dari pengalaman ini, Anda bisa benar-benar yakin apakah sistem belajar di sekolah tersebut benar-benar cocok untuk anak.

Dan, anak pun bisa mantap memutuskan apakah ia akan suka bersekolah di situ. Selamat berburu sekolah, Ma dan Pa!

Baca Juga:
3 Cara Efektif Meningkatkan Nilai Pelajaran Sekolah Anak
Manfaat Orang Tua Aktif di Kegiatan Sekolah Anak
Yuk, Siapkan Dana Pendidikan Anak Sebaik Mungkin
Kenali Bakat Anak untuk Rencanakan Dana Pendidikan
Anak Tak Suka Pelajaran Matematika, Ini Penyebabnya!
 
grc
Foto: Shutterstock
Updated: Juni 2022

 


Topic

#usiasekolah #parenting #pendidikan #sekolah #sekolahtatapmuka

 





Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia