7 Langkah Jaga Kesehatan Mata Anak Selama Sekolah Online




Sebelum pandemi, orang tua sudah banyak dibuat khawatir dengan kebiasaan anak-anak menonton TV atau bermain gadget yang dapat merusak kesehatan mata mereka. Sekarang, anak-anak malah harus menatap layar selama beberapa jam dalam sehari untuk sekolah online. Waduuh….

Kalau soal menatap layar untuk sekolah online ini memang tidak bisa dihindari, sih. Kalau nonton TV atau main gadget? Susah juga kalau ditiadakan. Sebab, screen time bisa jadi pilihan terakhir menghibur anak karena mereka tidak bisa bermain di luar selama pandemi.

Dampak Menatap Layar bagi Kesehatan Mata Anak
Menurut dr. Adhi Wicaksono, Sp.M., dokter mata subspesialis pediatric ophthalmology dan strabismus, “Melakukan aktivitas di depan layar laptop/PC/hp dalam jangka waktu yang lama membuat mata kita bekerja sangat berat sehingga dapat menimbulkan kelainan-kelainan dari yang ringan sampai berat.” Keluhan yang bersifat ringan antara lain mata terasa perih atau gatal hingga anak akan berkedip lebih sering.

Terlalu lama di depan layar dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan kemungkinan gangguan seperti, myopia/rabun jauh atau yang sering dikenal dengan mata minus pada anak. “Terakhir sudah adanya laporan timbulnya juling ke arah dalam (esotropia) karena terlalu lama bermain gadget,” ujar dr. Adhi.

Langkah Jaga Kesehatan Mata Anak
Dokter Adhi memberikan tip untuk menjaga kesehatan mata anak selama mereka harus sekolah online:


1. Perhatikan Posisi Duduk
Pastikan posisi duduk ergonomis. Anak tidak terlalu menunduk atau mendongak untuk melihat layar.
 

2. Perhatikan Pencahayaan Ruangan
Lampu rumah Anda tentu berbeda dengan lampu yang biasa digunakan di kelas sekolah. Pastikan pencahayaan ruangan di sekitar meja belajar optimal.
 

3. Atur Brightness (Kecerahaan) Layar
Pastikan Anda mengatur brightness atau kecerahan pada menu pengaturan di setiap perangkat yang akan digunakan anak sekolah. Pengaturan brightness yang tepat adalah maksimum 30%. Bila tampak kurang cerah, coba periksa pengaturan pencahayaan ruang kembali.
 

4. Atur Waktu Istirahat dengan Aturan 20-20-20
Hindari menatap layar non stop. Misalnya, bila sudah selesai zoom class, google meet, atau menonton materi dari guru, istirahatkan dulu mata dan jangan langsung disambung mengerjakan tugas menghadap layar.
 
Bila memungkinkan, gunakan aturan 20-20-20, yakni setiap setelah menghadap layar 20 menit, usahan berhenti dulu dengan memejamkan atau mengedip-kedipkan mata selama 20 detik atau melihat objek sejauh 20 kaki (6 meter)
 

5. Jaga Asupan Anak
Perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, C, E, lutein, seng, seantin, dan omega 3 yang dibutuhkan mata kita. Ada banyak pilihan makanan yang bisa memenuhi kebutuhan ini.
 
Baca juga: Inilah 7 Buah Paling Kaya Vitamin C
 

6. Perbanyak Aktivitas Fisik
Lakukan aktivitas fisik yang tidak terlalu membebani kerja mata seperti bersepeda, lompat-lompat, bermain dengan hewan peliharaan atau kegiatan fisik lain yang dapat dilakukan di sekitar rumah.
 

7. Pakai Kacamata
Bila setelah diperiksa oleh dokter mata, memang terdapat gangguan mata anak, misal plus, minus, atau silindris. Pastikan ukuran kacamata tepat untuk anak.

Baca juga:
10 Kiat Mencegah Mata Minus pada Anak
Aktivitas di Luar Ruangan Cegah Mata Minus
Ini Alasan Anda Butuh Kacamata Hitam
 
LTF
FOTO: FREEPIK

 


Topic

#usiasekolah #kesehatananak #pendidikan #sekolah #belajardarirumah

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

7 Langkah Jaga Kesehatan Mata Anak Selama Sekolah Online