7 Trik Mendampingi Puasa Pertama Anak


 

Tidak mudah bagi anak-anak untuk menahan rasa haus, lapar, serta beberapa emosi negatif selama puasa. Terlebih bila ini adalah puasa pertamanya. Untuk itu, orang tua perlu mendampingi hari-hari pertamanya berpuasa.
 
Beberapa trik yang bisa dijalankan untuk mendampingi anak agar semangat berpuasa antara lain:
 
Yakinkan Anak, Kuatkan Hati Anda
Ketika menjelaskan mengenai ibadah puasa pada anak, yakinkanlah padanya bahwa puasa dikerjakan demi kebaikan. Berpuasa tidak akan membuat tubuhnya lemah. Beri ia semangat bahwa ia akan kuat menjalaninya.
 
Tak hanya anak saja yang harus diyakinkan, Anda pun juga. Sering kali orang tua lah yang tidak tega melihat anaknya berpuasa. Beberapa khawatir anaknya kehausan, kelaparan, atau lemas, dan jatuh sakit. Tenang saja, Ma. Kuatkan hati Anda bahwa si kecil kuat menjalaninya. Namun tetap amati kondisi tubuhnya, ya.
 
Strategi Paruh Waktu
Jangan berekspektasi berlebihan pada puasa pertama si kecil. Ini adalah ajang trial and error untuk menentukan formula yang tepat. Gunakan strategi paruh waktu, artinya si kecil tidak perlu puasa sehari penuh. Ia bisa saja membatalkan puasanya di jam-jam yang sudah disepakati untuk kemudian dilanjutkan lagi. Misal, makan pertama setelah sahur pada pukul 09.00, kemudian dilanjut lagi hingga pukul 12.00. Anda bisa membuat kesepakatan waktu makan per tiga jam. Bila si kecil sudah tampak semakin kuat, kurangi frekuensi waktu makan.
 
Inspirasi Lewat Cerita
Berikan inspirasi tentang puasa lewat buku cerita atau video. Harapannya, ia akan semakin semangat menjalankan puasa.
 
Ngabuburit Seru
Ciptakan aktivitas “khas” Ramadan yang menyenangkan, salah satunya adalah ngabuburit. Tak perlu repot, Anda bisa mengajak si kecil jalan-jalan ke taman atau di sekitar komplek. Ini akan jadi ingatan menyenangkan untuknya tentang Ramadan. Di samping itu, ngabuburit juga dapat menghiburnya dari rasa lapar dan haus yang umumnya makin terasa di sore hari.
 
Masak Bersama
Buka puasa tentu menjadi hal yang dinantikan oleh si kecil. Ajak ia menyiapkan menu berbuka puasa. Ini akan membuatnya gembira karena kesabarannya menahan lapar dan haus tertebus dengan makanan favoritnya.
 
Apresiasi dan Evaluasi
Beri ia apresiasi untuk setiap kemajuan yang ia tunjukkan. Jangan berlebihan memuji seperti, “Pintar banget anak Mama!” hanya karena ia telah berpuasa, berikan apresiasi yang jujur dan diisi dengan evaluasi, misalnya saja, “Mama bangga kamu sudah kuat menahan rasa lapar dan haus, walau Mama tahu itu susah sekali ya. Esok pasti akan lebih mudah karena tubuhmu semakin terbiasa.”
 
Hadiah
Anda bisa menjanjikan hadiah pada si kecil yang akan Anda berikan apabila ia telah mampu menjalankan puasa. Namun, jangan berlebihan.
 
Selamat mendampingi si kecil ya Ma. Semoga semuanya berbuah manis.
 
 
Baca juga:
Mendorong Anak Semangat Berpuasa
5 Aturan Olahraga untuk Anak saat Puasa
Bila Anak Ketahuan Membatalkan Puasa Diam-diam
Ajarkan Anak Berpuasa Lewat 5 Lagu
4 Kegiatan Seru Menunggu Buka Puasa
 
 
(LELA LATIFA)
FOTO: FREEPIK
 

 

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

7 Trik Mendampingi Puasa Pertama Anak

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia