Anak Diam-diam Mengambil Uang Orang Tua, Apa yang Harus Dilakukan?


bagaimana jika anak kepergok mengambil uang

Orang tua mana pun tidak ingin anaknya mengambil sesuatu yang bukan miliknya atau haknya. Namun, bagaimana jika Anda memergoki anak mengambil uang dari dompet Anda, dan bukan terjadi sekali saja? Anak sudah dinasihati dan diberikan konsekuensi, namun seminggu kemudian hal itu terjadi lagi. Apa yang harus Anda lakukan, Ma dan Pa? 

Ketika anak berulang kali mengambil barang yang bukan miliknya, Anda belum bisa menyebut perbuatan itu sebagai tindakan mencuri. “Pada usia sekolah, anak sudah cukup mengerti bahwa mengambil uang secara diam-diam adalah sesuatu yang salah,” kata Jerry Brodlie, Ph.D., seorang psikolog anak dari klinik di Greenwich, CT.

“Apabila Anda menemukan hal ini untuk kali kedua dan ketiga, kemungkinan ia melakukan lebih dari itu tanpa sepengetahuan Anda,” tambahnya. 
 
Apa Alasan Anak Mengambil Uang Orang Tua?
Untuk mengatasi perilaku anak yang demikian, pertama kali cobalah untuk tidak serta-merta marah terlebih dahulu. Coba perhatikan apa saja yang dialami anak Anda belakangan ini. Apakah ia melihat teman-temannya singgah di toko dan membeli makanan atau barang-barang tertentu? Apakah teman-temannya belakangan memamerkan barang-barang baru mereka? Sementara, ternyata, anak menginginkannya juga dan uang saku anak Anda ternyata telah habis.

Intinya, Anda perlu memikirkan kemungkinan anak menginginkan suatu barang yang tidak dapat ia beli hanya dengan mengandalkan uang sakunya saja. Selanjutnya, apabila asumsi pertama Anda tidak menemukan titik terang, saatnya beralih ke langkah ke dua.

Brodlie menyarankan agar Anda bertanya kepada anak, “Apa yang kamu pikirkan dan rasakan ketika mengambil uang itu?” Tanpa menggunakan nada bicara yang menghakimi, Anda akan mendapatkan alasan tepat yang melatarbelakangi anak berperilaku demikian.

Misalnya, mungkin saja anak akan menjawab dengan polos, “Aku tidak suka membawa bekal makanan dari rumah ke sekolah. Aku ingin membeli makan siang seperti teman-teman lain.”

Pada intinya, menurut Brodlie, jika Anda menemukan cara untuk menjernihkan masalah yang mendasar, kebiasaan ‘mencuri’ itu akan hilang juga, kok.
 
Baca juga: Lakukan Ini Bila Anak Kepergok Mencuri
 
Hindari Menghukum
Mungkin saja Anda sangat tergoda memberikan hukuman kepada anak ketika ia ketahuan mengambil uang Anda, dengan alasan supaya ia jera dan tahu tindakannya salah dan tidak bisa ditoleransi. Bahkan, bisa jadi, Anda tidak bisa menahan diri untuk memberikan respons dan hukuman fisik, seperti menjewer atau memukul anak.
 
Tarik napas dulu, ya, Ma dan Pa…. Coba lebih bijak untuk memikirkan kembali, apakah keputusan itu akan membuat anak bisa memahami tindakannya keliru dan kelak bersikap lebih baik sesuai harapan Anda? 
 
Baca juga: Dampak Hukuman Fisik Bagi Anak
 
Hukuman akan membuat anak terlatih untuk takut kepada Anda. Namun, belum tentu ia akan belajar untuk bersikap lebih baik. Hukuman juga tidak hanya menyakiti tubuhnya, namun bisa melukai batinnya hingga dewasa kelak.
 
Lalu, apa yang bisa Anda lakukan? Berikan konsekuensi kepada anak. 
Konsekuensi bukan hukuman, karena membuat anak bisa memahami letak masalah dan risiko apa yang akan terjadi dengan tindakannya itu. Hal ini akan melatih anak-anak untuk bersikap lebih disiplin dan mampu membuat keputusan yang lebih baik. Ada 3 Langkah Yang Harus Dilakukan Orang Tua Saat Memberikan Konsekuensi Efektif Untuk Anak.   
 
Baca Juga:
Berbohong dan mencuri
Anak Bisa Dilatih Belanja Bijak Sejak Dini, Ini Caranya!
3 R, Aturan Memberi Konsekuensi kepada Anak
Hukuman Efektif untuk Anak

Updated: Maret 2022
Foto: ENVATO


Topic

#usiasekolah #parenting #pendidikankarakter

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Anak Diam-diam Mengambil Uang Orang Tua, Apa yang Harus Dilakukan?