Cegah Obesitas Anak dengan 8 Cara Ini!


Biasanya, anak-anak meningkat nafsu makannya pada usia memasuki pra ABG, yaitu pada usia 9 tahun ke atas. Anak yang tadinya tampak kerempeng, kini badannya terlihat sangat berisi. Malah, sekarang banyak anak-anak pada usia tersebut mengalami obesitas alias kegemukan. Beratnya jauh melampaui berat seharusnya pada usianya, atau disebut juga obesitas. Nah, agar hal itu tak terjadi pada anak Anda, coba amalkan 8 langkah ini.
  • Modifikasi makanan. Campur lauk yang dia sukai dengan makanan mengandung serat yang selama ini kurang anak sentuh. Misalnya, dalam burger atau sandwichdiberikan sayuran dan memakai roti gandum. Camilan diganti dengan buah dan snack yang rendah garam serta gula. Cara memasak yang selama ini dengan menggoreng divariasikan dengan mengukus dan memanggang.
  • Perbanyak serat. Kolesterol hanya bisa dilawan dengan serat. Selain buah dan sayuran, kini serat bisa didapat oatmeal dan berbagai biji-bijian. Agar-agar juga bisa jadi sumber serat yang murah.
  • Batasi konsumsi minuman manis, seperti minuman dalam kemasan yang mengandung tambahan gula, sirup, minuman bersoda, maupun minuman dari serbuk. Isilah kulkas dengan air putih saja, susu low fat atau yogurt.
  • Batasi waktu menonton anak maksimal 2 jam dalam sehari. Batasan waktu ini termasuk waktu untuk menonton televisi dan bermain komputer. Menonton membuat anak enggan bergerak.
  • Ajak anak bergerak. Misalnya mengikutkannya pada aktivitas olahraga seperti berenang atau bela diri.
  • Batasi frekuensi makan di luar rumah, terutama untuk makanan cepat saji. Makanan di rumah jauh lebih sehat daripada makanan dari luar.
  • Wajib sarapan setiap pagi dengan makanan yang sehat, serta bawakan bekal dari rumah.
  • Jadilah contoh. Dari berbagai penelitian memperlihatkan bahwa kebiasaan orang tua menjadi kebiasaan anak. Jadi, jika ingin anak makan makanan sehat, maka orang tua pun harus menyantapnya. Cara termudah adalah menjadwalkan makan bersama setiap hari, misalnya saat sarapan atau makan malam. Orang tua juga harus menjadi contoh hidup aktif. Anda atau suami harus rajin berolahraga. Lebih baik jika punya waktu menemani anak beraktivitas, misalnya mengajaknya berenang, bersepeda atau main bola.
 

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Cegah Obesitas Anak dengan 8 Cara Ini!