Benarkah Hamil Anak Kedua Lebih Sulit?



Tahukah Anda bahwa 15 persen pasangan yang sudah punya anak mengalami kesulitan untuk mendapatkan anak kedua? Menurut Sandra Carson, kepala Persatuan Pengobatan Reproduksi Amerika, infertilitas kedua sebenarnya sama bermasalahnya dengan infertilitas pertama.

Penyebabnya juga sama. Ovulasi yang tidak teratur sebelum kehamilan pertama dapat semakin memburuk setelah hamil. Kondisi lainnya yang juga membuat infertilitas terjadi adalah fungsi ovarium menurun, tuba falopi yang tertutup, kondisi sperma yang tidak prima serta faktor yang paling signifikan yaitu usia.

Bila Anda mengalami kesulitan untuk hamil lagi, ada beberapa langkah yang dapat Anda usahakan.

Pertama, jika Anda masih menyusui, ada baiknya Anda menyapih si kecil, setidaknya mengurangi jadwal menyusui. Sebab ketika siklus menstruasi ibu menyusui belum datang lagi setelah melahirkan, kehamilan sulit terjadi.

Kedua, yang tentunya penting, frekuensi bercinta. Pembuahan cenderung terjadi ketika seks dilakukan beberapa hari menjelang ovulasi dan puncak kesuburan terjadi sehari sebelum ovulasi.

Menjadwal seks dengan bantuan alat monitor ovulasi atau kesuburan dapat membantu.
Alat monitor kesuburan lebih mahal daripada alat monitor ovulasi, karena dapat mendeteksi hormon yang muncul dan periode subur hingga satu minggu sebelum ovulasi terjadi. Sementara pemonitor ovulasi mampu mendeteksi hanya periode 24 jam sebelum terjadi pelepasan telur.

Ketiga, perhatikan kondisi kesehatan. Untuk meningkatkan kesehatan reproduksi, Anda dan suami sebaiknya menjauhi rokok, mengurangi konsumsi alkohol, tidak mengkonsumsi obat-obatan berbahaya dan obat-obatan alami (yang mampu mengganggu siklus menstruasi).

Olahraga juga sebaiknya tidak berlebihan. Terlalu banyak olahraga dapat menyebabkan amenorrhea (berhentinya siklus menstruasi), jadi batasi saja olahraga satu jam sehari. Terlalu gemuk atau terlalu kurus juga mempengaruhi kesuburan, konsultasikan dengan dokter Anda agar mendapatkan bobot yang sehat untuk hamil. (Fina Khariaty/Foto:dok.Feminagroup)

Baca juga: Trik Cepat Hamil ala Tradisi China


   Komentar

  
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kamu telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
   Kirim ke Teman


 
200 karakter tersedia
** Jika sudah login, email akan terkirim dengan nama anda.