Waktu Tepat Menggunakan Sabun dan Hand Sanitizer

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut bahwa sabun dengan air lebih efektif untuk membersihkan tangan dibandingkan dengan hand sanitizer. Hal ini dikarenakan sabun mampu membunuh lebih banyak jenis kuman dibandingkan dengan hand sanitizer. Di samping itu, residu kuman yang mati akan tetap menempel di tangan bila menggunakan hand sanitizer. Sedangkan, bila menggunakan sabun, residu tersebut akan terbawa air.
 
Nah, kapan waktu yang tepat bagi si kecil untuk menggunakan sabun dan hand sanitizer?
 

Sabun & Air

Hand Sanitizer

  • Sebelum dan sesudah makan.

  • Sebelum dan sesudah membersihkan atau mengobati luka.

  • Setelah buang air ke toilet.

  • Setelah bersin atau batuk.

  • Setelah menyentuh binatang, memberi makan, atau membersihkan kandang.

  • Setelah menyentuh sampah.

  • Bila tangan sangat kotor dan berminyak.

  • Sebelum dan sesudah menjenguk orang sakit di rumah sakit maupun yang dirawat di rumah. Kecuali, bila orang tersebut mengalami sakit yang disebabkan oleh clostridium difficile yang menyebabkan masalah pencernaan.

  • Ketika sabun dan air tidak tersedia.

 
Bagaimana cara penggunaan yang benar?
 

Sabun & Air

Hand Sanitizer

  • Basahi tangan dengan air bersih yang mengalir.

  • Tuangkan sabun ke telapak tangan.

  • Gosok sabun ke semua permukaan tangan, termasuk punggung tangan, sela-sela jari, ujung kuku, dan pergelangan tangan.

  • Lakukan selama 20 detik.

  • Bilas dengan air bersih yang mengalir.

  • Keringkan tangan.

  • Pilih hand sanitizer yang setidaknya mengandung 60% alkohol.

  • Tuangkan produk yang cukup untuk membersihkan seluruh bagian tangan.

  • Gosok ke semua permukaan tangan, termasuk punggung tangan, sela-sela jari, ujung kuku, dan pergelangan tangan selama 20 detik.

  • Jangan bilas atau mengelap bila tangan belum kering.

 
Saat mengeringkan tangan, direkomendasikan menggunakan handuk atau tisu dibandingkan menggunakan mesin pengering. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal medis Mayo Clinic Proceedings menyebut bahwa handuk atau kertas tisu lebih unggul daripada mesin pengering karena dapat mengeringkan tangan dengan lebih teliti.
 
Pastikan anak-anak usia muda tidak menelan hand sanitizer berbahan dasar alkohol karena dapat menyebabkan keracunan. Mereka mungkin tertarik memasukkan ke mulut lantaran baunya, warnanya yang cerah, maupun kemasannya yang menarik. Dari 2011-2015, American Association of Poison Control Centers telah menerima hampir 85.000 panggilan tentang paparan hand sanitizer pada anak-anak. Jadi, jauhkan hand sanitizer dari jangkauan anak-anak dan dampingi mereka saat menggunakannya.
 
Baca juga:
Ajak Balita Gemar Cuci Tangan
Perbedaan Gejala Flu, Pilek, dan COVID-19
8 Pesan IDAI untuk Melindungi Anak-Anak dari COVID-19
Prosedur Pemeriksaan COVID-19 yang Harus Anda Ketahui
8 Langkah Membicarakan Virus Corona dengan Si Kecil
 
 
(LELA LATIFA)
FOTO: UNSPLASH
 

 
 
 


Topic

#corona #coronavirus #covid19 #viruscorona

 





Video

Behind The Scene - Cover Parenting Indonesia Agustus 2017


Polling

Waktu Tepat Menggunakan Sabun dan Hand Sanitizer

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia