Anak dengan Kecerdasan Verbal Linguistik, Apa Ciri dan Kelebihannya?




Bagi anak kecil, cerewet bukanlah sesuatu yang negatif, Ma, Pa. Justru, ketika anak suka bicara, Anda patut bersenang hati karena bisa jadi hal tersebut adalah kelebihannya. Bila anak Anda suka tampak tidak pernah lelah mengoceh, maka kemungkinan besar ia memiliki kecerdasan verbal linguistik.
 
Apa itu kecerdasan verbal linguistik? Kecerdasan verbal linguistik berkaitan erat dengan bahasa: kata-kata, baik lisan maupun tertulis. Anak-anak yang punya kecerdasan verbal linguistik memiliki kemampuan yang baik dalam bernalar dan memecahkan masalah dengan menggunakan bahasa.
 
Ciri Anak dengan Kecerdasan Verbal Linguistik
Anak-anak dengan kecerdasan verbal lingusitik memiliki beberapa ciri umum berikut ini:

  1. Senang memelajari kata-kata baru dan menikmati menggunakan kata-kata tersebut secara kreatif
  2. Menikmati permainan yang berkaitan dengan huruf-huruf seperti mencocokkan, menukar huruf, atau tebak-tebakan kata.
  3. Memiliki keterampilan menyimak dengan baik dan memiliki memori yang kuat atas apa yang mereka baca.
  4. Memiliki pemahaman dan daya ingat yang kuat dari bahasa yang mereka dengar, misalnya lagu, bahkan detail pesan seperti nama, alamat, tanggal, atau hal kecil lain.
  5. Memiliki minat besar terhadap buku, bahkan ketika ia belum mampu membaca.
  6. Mampu mengekspresikan diri dan perasaan dengan baik melalui kata-kata.
  7. Biasanya mereka adalah pendengar yang baik.
  8. Pandai bercerita atau melucu. Mereka bahkan mampu memengaruhi orang lain dengan kata-katanya.
 
Kelebihan Anak dengan Kecerdasan Verbal Linguistik
Psikolog dari Kentucky State University, AS, Ann Logsdon mengatakan bahwa anak-anak dengan kecerdasan verbal-linguistik umumnya lebih cepat dalam mengembangkan kemampuan membaca dan menulis dibandingkan anak lain. Di samping itu, kekuatannya merespons instruksi lisan atau tertulis dengan cepat juga akan memudahkan mereka dalam memperoleh nilai di tes IQ atau kuis.
 
Logsdon juga mengatakan, “Karena begitu banyak kurikulum sekolah yang diajarkan secara verbal, pembelajar verbal linguistik cenderung berhasil di sekolah.” Mereka sangat baik dalam pembelajaran dengan metode active learning yang banyak mendorong siswa untuk presentasi. Karena memiliki kemampuan presentasi yang baik, anak-anak dengan kecerdasan linguistik juga memiliki kemudahan saat berada di tingkat perguruan tinggi maupun pekerjaan.
 
Mereka juga lebih cepat memahami bahasa asing sekalipun di awalnya mereka belum begitu memahami soal grammar atau struktur.
 
Cara Mengoptimalkan Kecerdasan Verbal Linguistik
Secara umum, anak-anak dengan kecerdasan verbal linguistik membutuhkan gaya belajar yang menggunakan bahan bahasa lisan maupun tertulis. Mereka akan lebih mudah memahami sesuatu bila menggunakan penalaran bahasa daripada informasi visual yang abstrak.
 
Anda bisa melakukan cara-cara berikut untuk mengoptimalkan jenis kecerdasan mereka:
  • Rajin ceritakan dongeng dan sering lakukan tanya jawab atau dialog setelahnya
  • Sediakan banyak buku di rumah. Jangan bosan membaca buku untuk anak, bahkan sekalipun ia memintanya berulang kali. Sebab, ada 5 Manfaat Membacakan Buku yang Sama Berulang-ulang pada Balita
  • Ajak mereka melakukan permain kata-kata seperti boggle atau scrabble
  • Beri mereka banyak kesempatan untuk berbicara atau bercerita
  • Paparkan mereka pada banyak lirik lagu
  • Sering ajak mereka mengobrol dengan selalu memberi pertanyaan, “Bagaimana menurutmu?”
  • Beri mereka peluang untuk menulis
  • Ajak mereka jalan-jalan ke perpustakaan atau ke toko buku.
  • Tawarkan mereka untuk mengikuti kelas bahasa, kelas menulis, atau kelas debat
  • Ajarkan bahasa kedua, terlebih di usianya yang masih balita. Karena anak menyerap cepat di golden age.
 
Profesi Masa Depan
Anak-anak dengan kecerdasan verbal linguistik akan berkembang dengan baik dalam bidang sastra seperti menjadi penulis novel, penyair, atau penulis skenario film. Mereka juga cocok menjadi jurnalis, editor, pengajar, atau bekerja di bidang periklanan seperti menjadi copy writer, atau bahkan menjadi pengacara.
 
Punya Kelemahan
Anak-anak dengan kecerdasan verbal linguistik menurut Logsdon umumnya memiliki kesulitan dalam memahami informasi dalam bentuk grafik, kurva, atau diagram. Mereka juga kesulitan dalam mengerjakan soal matematika murni. Mereka lebih mudah memahami matematika bila dalam bentuk soal cerita.
 
Di samping itu, mereka juga memiliki tantangan tertentu ketika harus mengerjakan sesuatu yang membutuhkan koordinasi antara tangan dan mata.
 
Baca juga:
Cara Latih Anak Suka Membaca Sesuai Usia
Mengenalkan Budaya Membaca Kepada Anak
Tip Percaya Diri Mendongeng dengan 3 Teknik Ini
 
 
LTF
FOTO: FREEPIK

 


Topic

#usiasekolah #parenting #pendidikan #sekolah #belajardarirumah #kecerdasananak

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Anak dengan Kecerdasan Verbal Linguistik, Apa Ciri dan Kelebihannya?

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia