Ratih Megasari: Tetap Positif, Meski Putranya memiliki kelainan Genetik Langka







Kenapa Anda selalu memberikan caption yang lucu pada foto Adam di akun itu?
Itu sebenarnya lebih untuk menyebarkan energi positif kepada masyarakat, khususnya orang tua yang mengalami hal serupa dengan kami. Dalam keadaan seperti ini, kita nggak selalu harus menjalaninya dengan perasaan duka.

Tentu saja kami merasa sangat sedih dengan apa yang menimpa Adam, tapi kami selalu berusaha melihat sisi positif di balik kejadian ini. Caption setiap foto di Instagram juga seperti Adam yang langsung berinteraksi dengan orang-orang luar, seperti harapan kami kepada Adam.
 

Apa yang membuat Anda dan suami bisa tetap berpikir positif dalam menghadapi kejadian ini?
Pertama, kami melihat dari kondisi Adam yang gemuk dan lucu sekali kalau sedang minum ASI. Seperti anak yang nggak sakit. Jadi kami terus berpikir, kalau Adam akan bisa melewati ini.

Hal kedua yang membuat kami tetap positif adalah cerita-cerita unik yang muncul setelah kami berbagi cerita Adam di media sosial.

Contohnya, ada teman SMA saya yang sama sekali sudah nggak pernah bertemu lagi, tiba-tiba bilang, kalau Adam adalah ASI booster-nya. Teman saya sempat mengeluh karena produksi ASI-nya sangat sedikit. Tapi setelah melihat foto dan video Adam, semangat juangnya muncul lagi.

Kami juga sempat menerima telepon dari Malaysia dan Brunei Darussalam saking viralnya cerita Adam. Mereka bilang, mereka ingin membantu kami membeli ventilator untuk Adam agar bisa segera dirawat di rumah.

Kami baru menyadari, Adam lah yang menyatukan orang-orang di sekitar kami.


Siapa yang paling menguatkan Anda dan suami dalam menghadapi ini?
Adam yang menguatkan saya dan suami menghadapi ini. Trisomi 13 sendiri dikenal lebih banyak dialami oleh anak perempuan dibandingkan laki-laki, dan biasanya dokter memvonis umur anak tidak akan lebih dari satu tahun. Dalam kasus yang pernah ada juga, rata-rata anak hanya mampu bertahan dua minggu.

Sebentar lagi usia Adam akan memasuki dua bulan, dan Adam berhasil bertahan hidup!

Melihat perjuangan Adam melewati dua asumsi itu, kami merasa Adam yang berjuang lebih kuat dibandingkan kami. Dari sanalah kami mendapatkan sumber kekuatan yang besar untuk tidak putus asa dan terus berpikir positif.

Kami akan berusaha maksimal unuk kesembuhan Adam, tapi kalau kami lihat Adam sudah terlihat capek, pasrah pada Tuhan adalah satu-satunya cara yang masih bisa kami lakukan. (Wita Nurfitri)

Baca juga:
Gejala Sindroma Rett Pada Anak


Foto-foto dok. pribadi (Instagram Adam Fabumi)


Topic

#MamaHebat

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Ratih Megasari: Tetap Positif, Meski Putranya memiliki kelainan Genetik Langka

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia